Kenaikan UMP 2020

 

Ilustrasi Buruh pabrik                                                                                                      Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Upah Minimum Provinsi (disingkat UMP) adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di satu provinsi. Dahulu Upah Minimum Provinsi dikenal dengan istilah Upah Minimum Regional Tingkat I. Dasar hukum penetapan UMP adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum. UMP ditetapkan oleh gubernur dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi.

Undang-undang yang mengatur tentang upah di Indonesia adalah Undang-Undang No.13 Tahun 2003 pasal No. 88, 89, dan 90. Selain itu, Indonesia memiliki Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, menetapkan sebuah formula untuk menghitung kenaikan upah tiap tahunnya, yang dimulai pada tahun 2016. Formula yang ditetapkan untuk menghitung UMP yaitu: UMP tahun depan = UMP tahun berjalan + (UMP tahun berjalan * (inflasi + pertumbuhan ekonomi)).

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah memutuskan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%, keputusan tersebut tertuang pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019.

Berdasarkan data BPS, inflasi pada tahun ini sebesar 3,39% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12%. Kenaikan tersebut lebih tinggi dibanding kenaikan tahun ini yang hanya sebesar 8,03 persen.

Berikut perkiraan nilai UMP 2020 di 34 Provinsi:

  1. Nanggroe Aceh Darussalam dari Rp 2.916.810 jadi Rp 3.165.030
  2. Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 jadi Rp 2.499.422
  3. Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 jadi Rp 2.484.041
  4. Sumatera Selatan dari Rp 2.804.453 jadi Rp 3.043.111
  5. Riau dari Rp 2.662.025 jadi Rp 2.888.563
  6. Kepulauan Riau dari Rp 2.769.683 jadi Rp 3.005.383
  7. Jambi dari Rp 2.423.889 jadi Rp 2.630.161
  8. Bangka Belitung dari Rp Rp 2.976.705 jadi Rp 3.230.022
  9. Bengkulu dari Rp 2.040.000 jadi Rp 2.213.604
  10. Lampung dari Rp 2.240.646 jadi Rp 2.431.324
  11. DKI Jakarta dari Rp 3.940.973 jadi Rp 4.276.349
  12. Banten dari Rp2.267.965 jadi Rp 2.460.968
  13. Jawa Barat dari Rp 1.668.372 jadi Rp 1.810.350
  14. Jawa Tengah dari Rp 1.605.396 jadi Rp 1.742.015
  15. Jawa Timur dari Rp 1.630.059 jadi Rp 1.768.777
  16. DIY dari Rp 1.570.922 jadi Rp 1.704.607
  17. Bali dari Rp 2.297.967 jadi Rp 2.493.523
  18. NTB: dari Rp 2.012.610 jadi Rp 2.183.883
  19. NTT dari Rp 1.793.293 jadi Rp 1.945.902
  20. Kalimantan Selatan dari Rp 2.651.781 jadi Rp 2.877.447
  21. Kalimantan Timur dari Rp 2.747.561 jadi Rp 2.981.378
  22. Kalimantan Barat dari Rp 2.211.500 jadi Rp 2.399.698
  23. Kalimantan Tengah dari Rp 2.663.435 jadi Rp 2.890.093
  24. Kalimantan Utara dari Rp 2.765.463 jadi Rp 3.000.803
  25. Sulawesi Selatan dari Rp 2.860.382 jadi Rp 3.103.800
  26. Sulawesi Utara dari Rp 3.051.076 jadi Rp 3.310.722
  27. Sulawesi Tenggara dari Rp 2.351.870 jadi Rp 2.552.014
  28. Sulawesi Tengah dari Rp 2.123.040 jadi Rp 2.303.710
  29. Sulawesi Barat dari Rp 2.369.670 jadi Rp 2.571.328
  30. Gorontalo dari Rp 2.384.020 jadi Rp 2.586.900
  31. Maluku dari Rp 2.400.664 jadi Rp 2.604.960
  32. Maluku Utara dari Rp 2.508.092 jadi Rp 2.721.530
  33. Papua dari Rp 3.240.900 jadi Rp 3.516.700
  34. Papua Barat dari Rp 2.934.500 jadi Rp 3.184.225

Untuk Anda yang menggunakan Krishand Payroll, perubahan UMP ini dapat dilakukan dengan mudah yaitu melalui setup UMP, atau melalui import from excel.

(IS-1910)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *