Dua Jenis Aktiva Dalam Akuntansi

jenis aktiva

Berbicara tentang akuntansi tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya aktiva. Dalam persamaan dasar akuntansi, aktiva merupakan komponen yang sangat penting karena menjadi bagian dalam rumus persamaan dasar tersebut. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang aktiva secara umum. Pada dasarnya aktiva sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. Sebelum masuk lebih dalam tentang aktiva kita bahas terlebih dahulu pengertian dari masing-masing jenis aktiva tersebut.

Pengertian Aktiva

Aktiva secara umum bisa diartikan sebagai harta/kekayaan perusahaan yang akan digunakan sebagai sumber  daya perusahaan.

Aktiva lancar merupakan aktiva/harta perusahaan yang masa manfaatnya kurang dari setahun/satu periode akuntansi. Aktiva lancar diharapkan dapat dicairkan/diuangkan dengan mudah untuk kegiatan operasional perusahaan. Aktiva lancar biasanya terdiri dari :

  1. Kas: Sejumlah uang yang disimpan dalam kas perusahaan yang dapat diambil setiap saat untuk kegiatan operasional perusahaan
  2. Bank: Sejumlah uang yang disimpan dalam Bank perusahaan yang dapat diambil setiap saat untuk kegiatan operasional perusahaan
  3. Piutang: pinjaman/hutang yang diberikan kepada lawan transaksi perusahaan atau atas penjualan/jasa secara kredit yang dapat ditagih dikemudian hari.
  4. Perlengkapan: Sejumlah barang yang ada pada perusahaan yang masa manfaatnya kurang dari setahun/satu periode akuntansi
  5. Beban/Biaya Dibayar Dimuka: Merupakan beban/biaya yang dibayarkan diawal, namun belum menjadi kewajiban/tidak harus dibayarkan saat itu juga. Contoh: asuransi dibayar dimuka, sewa dibayar dimuka dll.
  6. Persediaan Barang Dagang: persediaan barang dagang perusahaan yang tersedia untuk dijual kembali

Aktiva tetap merupaan aktiva/harta perusahaan yang masa manfaatnya lebih dari setahun/satu periode akuntansi, dan digunakan sebagai sarana penunjang kegiatan operasi perusahaan. Karena masa manfaatnya yang panjang aktiva tetap mengalami penyusutan yang dapat mengurangi nilai/harga dari aktiva tersebut. Berbeda dengan aktiva lancar yang mudah dicairkan, aktiva tetap cenderung lebih sulit dicairkan dan tidak diperjual belikan.

Karakteristik Aktiva

Beberapa karakteristik aktiva tetap diantaranya:

Menurut Jerry J. Weygandt (2007), karakteristik aktiva tetap yaitu:

  • Memiliki bentuk fisik (bentuk dan ukuran yang jelas)
  • Digunakan dalam kegiatan operasional
  • Tidak untuk dijual ke konsumen

Sedangkan menurut Soemarso S.R (2005), karakteristik aktiva tetap adalah sebagai berikut:

  • Masa manfaatnya lebih dari satu tahun
  • Digunakan dalam kegiatan perusahaan
  • Dimiliki tidak untuk dijual kembali dalam kegiatan normal perusahaan
  • Nilainya cukup besar

Yang termasuk aktiva tetap diantaranya:

  1. Tanah: tempat yang digunakan untuk tempat operasional/inventaris perusahaan baik secara langsung/tidak langsung
  2. Gedung/Bangunan: dapat berupa gedung kantor, mess karyawan, tempat produksi dll.
  3. Peralatan: alat-alat barang-barang penunjang kegiatan operasional perusahaan
  4. Kendaraan: kendaraan yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan dan tercatat sebagai aset perusahaan

Dari contoh aktiva tetap di atas, selain tanah, aktiva tetap akan mengalami penurunan nilai yang biasa kita sebut sebagai penyusutan. Ada beberapa metode penyusutan yang biasa digunakan oleh beberapa perusahaan/dari sisi pajak. Metode penyusutan tersebut akan kita bahas dalam artikel selanjutnya.

Penyusutan aktiva tetap perlu kita kelola dengan baik karena akan mempengaruhi dalam pelaporan pajak perusahaan. Untuk membantu Anda dalam mengelola penyusutan aktiva tetap/fixed asset, Anda dapat menggunakan program yang dapat membantu dalam pencatatan maupun penghitungan penyusutan aktiva tersebut, salah satunya adalah Krishand Fixed Asset.

Pada program Krishand Fixed Asset kita dapat mengelola list aktiva tetap yang ada pada perusahaan, metode penyusutan fiskal dan komersial, penyusutan per bulan, hingga penarikan CSV untuk kebutuhan pelaporan PPh Badan terkait penyusutan aktiva tetap tersebut. Untuk trial program Krishand Fixed Asset atau beberapa program lain Anda dapat klik Krishand Software. Demikian artikel terkait dengan aktiva, semoga bermanfaat 😊

JP: 0720

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *