Pengertian Utang Dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Utang

Dalam melakukan kegiatan ekonomi atau kegiatan usaha sering muncul adanya utang dan piutang. Di dalam dunia usaha pun, utang merupakan hal yang lumrah dan umum. Hampir semua perusahaan dalam laporan keuangan memiliki akun utang. Utang tidak hanya terjadi pada perusahaan yang keuangannya bermasalah, tetapi bisa juga agar keuangan perusahaan tetap berjalan. Pada artikel kali ini akan kita bahas lebih lanjut lagi mengenai pengertian utang dan jenis-jenisnya.

Pengertian Utang

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian utang adalah uang yang dipinjam dari orang lain atau kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima. Sedangkan, pengertian utang dalam akuntansi adalah pemberian pinjaman berupa uang tunai atau non tunai kepada orang lain atau perusahaan melalui transaksi atau kesepakatan antara kedua belah pihak.

Jenis-jenis Utang

1. Berdasarkan jangka waktu pengembaliannya terdapat 3 jenis utang:

a. Utang jangka pendek

Utang jangka pendek merupakan kewajiban yang harus dibayarkan dalam jangka waktu yang relatif singkat, biasanya utang jangka pendek harus dilunasi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Utang jenis ini terjadi agar perusahaan dapat mempercepat perputaran keuangan seperti keperluan jual beli perusahaan. Utang tersebut digunakan perusahaan untuk membeli bahan baku, bahan mentah atau barang jadi yang akan dijual kembali, sehingga perusahaan tetap dapat menjaga arus kas/cashflow nya dengan baik.

b. Utang jangka menengah

Utang jangka menengah adalah utang yang mempunyai jangka waktu lebih lama dari utang jangka pendek tetapi lebih cepat dari hutang jangka panjang. Untuk utang jangka menengah waktu jatuh temponya adalah lebih dari satu tahun tetapi kurang dari sepuluh tahun. Contohnya seperti leasing (pembiayaan) dan term loan(pinjaman jangka menengah di atas 1 tahun yang pembayarannya dicicil secara berkala).

b. Utang jangka panjang

Utang jangka panjang memiliki nominal yang cukup besar sehingga membutuhkan waktu pelunasan yang lama. Jangka waktu pelunasan utang jangka panjang mencapai lebih dari 10 tahun. Pembayaran utang jangka panjang akan dibayarkan secara periodik atau bertahap sampai utang tersebut dinyatakan lunas. Contoh utang jangka panjang adalah hipotek, obligasi dan lainnya.

2. Berdasarkan cara pengelolaannya utang terbagi menjadi 2, berikut jenis-jenisnya:

a. Utang produktif

Utang produktif adalah utang yang digunakan untuk kegiatan atau aktivitas yang bermanfaat. Utang produktif biasanya digunakan untuk membeli suatu aset atau barang yang nilainya diperkirakan akan naik dan dapat menambah penghasilan. Pinjaman produktif biasanya sudah direncanakan secara matang, sehingga debitur tahu waktu yang tepat untuk mengembalikan pinjaman tersebut.

b. Utang konsumtif

Utang konsumtif adalah utang yang digunakan untuk membeli barang yang akan dikonsumsi atau dipergunakan, yang mana kedepannya nilai barang tersebut akan turun dan memiliki bunga pinjaman yang cukup tinggi. Contohnya kartu kredit, pembelian kendaraan atau gadget dengan cara berhutang.

Terkadang mengelola hutang dagang perusahaan menjadi pekerjaan yang memakan banyak waktu dan tenaga.Untuk membantu menangani masalah tersebut Krishand Software menyediakan Krishand Account Payable untuk membantu Anda dalam membuat purchase order (pembelian), nota debet, nota kredit, hingga kartu hutang dagang.

Untuk mendapatkan Krishand Account Payable Anda bisa menghubungi Krishand pada nomor: 021-7363764 atau email ke [email protected] Anda juga bisa menghubungi kontak tersebut untuk permintaan jadwal presentasi terkait program Krishand untuk mengetahui lebih jauh fitur-fitur yang terdapat pada Krishand Account.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *