Pengertian Benchmarking, Tujuan, dan Jenis-Jenisnya

Pengertian BenchmarkingDalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan kinerja mereka agar tetap relevan dan unggul di pasar. Salah satu metode yang efektif untuk mencapai tujuan ini adalah melalui benchmarking. Benchmarking adalah proses sistematis untuk mengukur dan membandingkan kinerja suatu organisasi dengan standar terbaik di industri yang sama. Dengan mengevaluasi dan mengadopsi praktik-praktik terbaik dari para pemimpin industri, perusahaan dapat mengidentifikasi area untuk perbaikan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendorong inovasi. Artikel ini akan mengulas secara mendalam tentang pengertian, tujuan, dan jenis-jenis dari benchmarking.

Pengertian Benchmarking

Pengertian Benchmarking, berasal dari kata bahasa Inggris “benchmark” yang berarti “tolak ukur”, Dalam bisnis, benchmarking erat kaitannya dengan penilaian dan peningkatan kinerja perusahaan dan menjadi istilah penting dalam manajemen strategi bisnis.

Kemunculan benchmarking dimulai pada tahun 1980-an, ketika perusahaan-perusahaan mulai menyadari pentingnya membandingkan prestasi mereka dengan para pemimpin industri. Pada masa itu, benchmarking digunakan untuk meningkatkan kualitas produk dan proses. Seiring waktu, benchmarking berkembang menjadi alat yang lebih luas untuk meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan.

Dalam ilmu manajemen, benchmarking didefinisikan sebagai suatu proses yang sistematis dan terstruktur untuk membandingkan kinerja, proses, produk, layanan, atau strategi perusahaan dengan perusahaan lain yang dianggap lebih baik dalam industri yang sama atau berbeda. Tujuan utama benchmarking adalah untuk mengidentifikasi kekurangan dan area yang perlu ditingkatkan dalam upaya meningkatkan performa perusahaan. Benchmarking bukan hanya tentang meniru apa yang dilakukan perusahaan lain, tetapi memahami apa yang berhasil bagi mereka dan mengadaptasinya untuk kebutuhan dan situasi unik perusahaan Anda sendiri.

Tujuan Benchmarking

  • Meningkatkan Kinerja

Benchmarking membantu perusahaan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan belajar dari praktik terbaik perusahaan lain.

  • Meningkatkan Daya Saing

Dengan memahami bagaimana perusahaan lain bersaing, perusahaan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk memenangkan pangsa pasar.

  • Mengurangi Biaya

Benchmarking dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi cara untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi.

  • Meningkatkan Kualitas

Benchmarking dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya.

  • Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Benchmarking dapat membantu perusahaan untuk memahami harapan pelanggan dan meningkatkan kepuasan mereka.

Jenis-Jenis Benchmarking

Dalam dunia bisnis, ada dua cara untuk mengklasifikasikan jenis-jenis benchmarking, yaitu berdasarkan subjek (pihak yang melakukan perbandingan) dan objek (apa yang dibandingkan).

Berdasarkan Subjek

  • Internal Benchmarking

Internal benchmarking adalah perbandingan kinerja antar departemen atau divisi dalam perusahaan yang sama. Tujuannya untuk membandingkan kinerja dan proses antar bagian dalam perusahaan untuk menemukan praktik terbaik internal dan menerapkannya secara luas di seluruh perusahaan.

  • External Benchmarking

External benchmarking adalah perbandingan kinerja perusahaan dengan entitas di luar perusahaan. Tujuannya untuk mempelajari praktik terbaik dari perusahaan lain yang sudah diakui sebagai pemimpin pasar. External benchmarkingdibagi lagi menjadi dua kategori:

    1. Competitive Benchmarking, yaitu membandingkan perusahaan dengan pesaing langsungnya di industri yang sama. Tujuannya untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan dibandingkan dengan pesaing utama untuk meningkatkan posisi kompetitif perusahaan di pasar.
    2. Non-Competitive Benchmarking, yaitu membandingkan perusahaan dengan perusahaan lain di luar industrinya, yang dianggap unggul dalam bidang tertentu. Selanjutnya non-competitive benchmarking dibagi lagi menjadi dua jenis:
      • Functional Benchmarking, yaitu membandingkan fungsi atau aktivitas yang sama yang dilakukan oleh perusahaan yang berbeda di berbagai industri. Misalnya, membandingkan proses penanganan keluhan pelanggan antara perusahaan retail dengan perusahaan jasa keuangan.
      • Generic Benchmarking, yaitu membandingkan proses bisnis fundamental yang dinilai sama pada setiap perusahaan. Misalnya, membandingkan praktik perekrutan karyawan terbaik antara perusahaan teknologi dengan perusahaan manufaktur.

Berdasarkan Objek

Klasifikasi berdasarkan objek ini fokus pada aspek spesifik yang dibandingkan. Beberapa contohnya:

  • Strategic Benchmarking

Membandingkan strategi dan praktik bisnis secara keseluruhan baik operasional, visi, misi, dan tujuan jangka panjang perusahaan. Hal ini untuk mengidentifikasi cara menjadi pemimpin di industri.

  • Process Benchmarking

Membandingkan proses bisnis seperti produksi, distribusi, atau layanan pelanggan dan melihat bagaimana perusahaan tersebut menyelesaikan tugas dengan lebih efisien atau efektif.

  • Performance Benchmarking

Membandingkan kinerja produk atau layanan yang ditawarkan. Ini bisa meliputi metrik seperti pangsa pasar, kepuasan pelanggan, kecepatan pengiriman, atau biaya produksi.

  • Financial Benchmarking

Membandingkan indikator keuangan utama seperti profitabilitas, rasio keuangan, dan struktur modal.

  • Teknology Benchmarking

Mengidentifikasi teknologi terkini dan terbaik yang digunakan oleh perusahaan terkemuka untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi teknologi perusahaan.

Demikianlah artikel mengenai benchmarking. Dengan begitu Anda dapat memahami bahwa benchmarking adalah alat berharga yang dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan profitabilitasnya. Dan dengan memahami berbagai jenis benchmarking yang ada, perusahaan dapat memilih pendekatan yang paling sesuai dengan tujuan dan kebutuhannya.

Untuk membantu pekerjaan Anda agar mencapai tujuan yang efektif, gunakan aplikasi Krishand. Krishand menawarkan berbagai jenis aplikasi yang dapat membantu operasional perusahaan dalam hal pengerjaan gaji, laporan keuangan, perhitungan pajak dll. Segera kunjungi situs web Krishand untuk informasi lebih lanjut.

AK-2407

Lihat Juga: Software Payroll

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *