Pengertian Manajemen, Fungsi, Tujuan, Dan Unsur-Unsurnya

pengertian manajemenSetiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki suatu sistem yang disebut dengan manajemen. Manajemen sangat penting perannya bagi sebuah perusahaan, karena dengan manajemen itulah perusahaan dapat mengelola, mengatur, mengendalikan dan menjalankan suatu perusahaan dengan baik.

Tidak hanya organisasi atau perusahaan, manajemen juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Banyaknya beban tugas dan pekerjaan yang menumpuk bisa jadi dikarenakan buruknya individu seseorang dalam mengatur waktu yang ada. Agar pekerjaan dan tanggung jawab dapat diselesaikan tepat waktu, seseorang harus mampu mengatur waktu yang tersedia. Oleh karena itulah seseorang harus memiliki kemampuan manajemen yang baik.

Pengertian Manajemen

Pengertian dari manajemen sangatlah luas dan cara penerapannya pun berbeda-beda untuk mendapatkan sebuah hasil dan tujuan. Ada yang menyebutkan bahwa manajemen merupakan seni dalam mengatur dan menjalankan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa manajemen adalah penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran atau tujuan. Disebutkan juga manajemen merupakan pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya sebuah perusahaan atau organisasi.

Namun secara umum, manajemen dapat diartikan sebuah proses yang dilakukan untuk mengatur seseorang dalam kegiatan yang dikerjakan, baik itu individu maupun kelompok. Manajemen dilakukan untuk memenuhi target yang akan dicapai oleh individu maupun kelompok tersebut dalam sebuah kerjasama dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Menurut George Robert Terry, manajemen diartikan sebagai proses khusus dari beberapa tindakan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Seluruh tindakan dilakukan tersebut bertujuan untuk mencapai target dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia.

Menurut Mary Parker Follet, manajemen diibaratkan sebuah seni dalam menyelesaikan tugas yang dikerjakan melalui perantara. Dalam hal ini, dapat diartikan bahwa manajemen sebagai suatu sistem yang dilakukan oleh seorang manajer untuk mengarahkan orang lain sebagai bawahannya dalam menyelesaikan pekerjaan demi tercapainya sebuah tujuan.

Menurut Lawrence A. Appley, manajemen diartikan sebagai keahlian seseorang atau organisasi dalam membangkitkan orang lain agar bersedia melakukan sesuatu pekerjaan.

Sedangkan Ricky W. Griffin menyebutkan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan pengendalian pada sumber daya agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Efektif yang dimaksud yakni tujuan tercapai sesuai rencana, dan efisien diartikan berarti bahwa pekerjaan yang dilakukan secara cermat, terorganisir, dan tepat waktu.

Fungsi Manajemen

  1. Perencanaan (Planning) 

Fungsi pertama dari manajemen adalah perencanaan (planning). Perencanaan merupakan pandangan yang menentukan arah perusahaan atau organisasi di masa depan. Perencanaan merupakan cara rasional dan sistematis untuk membuat suatu strategi dan keputusan yang akan memengaruhi masa depan suatu perusahaan atau organisasi.

Perencanaan untuk menentukan cara dalam bertindak, menetapkan tujuan dan langkah – langkah yang harus dilakukan demi tercapainya suatu tujuan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi berikutnya dari manajemen adalah pengorganisasian, tujuannya adalah membagi tugas sesuai kemampuan yang dimiliki. Pengorganisasian diperlukan untuk mengatur suatu perusahaan, organisasi atau kelompok. Di mana dalam suatu perusahaan atau organisasi terdapat tugas-tugas yang perlu dibagikan sesuai dengan jabatannya masing-masing. Misalnya, tugas direktur, manajer, supervisor, staf, dan anggota memiliki tugas masing-masing sesuai dengan kapasitasnya. Dan mereka harus bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Pengorganisasian juga dapat diartikan sebagai upaya untuk menyediakan segala sesuatu yang bermanfaat untuk perusahaan seperti modal, tenaga kerja, bahan baku, dan peralatan.

  1. Pengarahan (Actuating)

Dalam manajemen, pengarahan sangat dibutuhkan setelah semua tugas selesai dibagi-bagi pada kelompok atau para individu sesuai dengan bidangnya masing-masing. Pengarahan dibutuhkan untuk meminimalkan risiko terhambat nya sebuah rencana, dengan begitu tujuan bisa dicapai dengan baik. Pengarahan (actuating) bisa dilakukan oleh manajer atau pimpinan dengan berbagai cara seperti berkomunikasi, membimbing, konsultasi terkait tugas, dan memberi motivasi kepada bawahan.

  1. Mengontrol (Controlling)

Fungsi manajemen selanjutnya yaitu untuk mengontrol dan evaluasi, di mana fungsi ini untuk menilai hasil kerja yang telah dilakukan dan mengevaluasinya jika diperlukan. Adanya evaluasi dibutuhkan untuk mengontrol sejauh mana kemajuan dari rencana yang telah dibuat. Bisa juga digunakan untuk sebuah penilaian apakah perlu ada perubahan strategi atau tidak dari hasil yang sudah dicapai sejauh ini. Mengontrol adalah cara untuk mengukur & mengoreksi kinerja bawahan untuk memastikan bahwa tujuan dan rencana perusahaan berjalan.

Tujuan Manajemen

Tujuan diterapkannya sistem manajemen adalah untuk mengerahkan seluruh aspek pendukung berupa sumber daya manusia, aset, dan modal yang telah diatur dalam perencanaan demi memperoleh hasil maksimal dengan biaya dan sumber daya seminimal mungkin.  Selain itu, tujuan manajemen juga untuk meningkatkan efisiensi faktor produksi dengan mengurangi pemborosan dan kerusakan pada sumber daya. Manajemen juga untuk mengatur kelancaran dalam pekerjaan, membuat sistem pengupahan yang sesuai dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi perusahaan dan pekerjanya.

Unsur-Unsur Manajemen

Manajemen akan berjalan dengan baik jika memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Manusia (Human)

Manusia adalah unsur pertama dalam manajemen. Manusia berperan sebagai pembuat rencana dan tujuan yang ingin dicapai. Tanpa adanya manusia kegiatan suatu manajemen tidak akan pernah ada.

  1. Uang (Money)

Uang berperan penting dalam kegiatan manajemen karena digunakan untuk pengadaan segala fasilitas dan kebutuhan. Seluruh biaya operasional dalam kegiatan manajemen membutuhkan uang agar dapat berjalan baik.

  1. Bahan Baku (Material)

Material merupakan pasokan bahan baku yang mendukung strategi pemasaran dan manajemen saat ini dan masa depan. Jika pasokan bahan baku sulit, maka dapat menghambat proses produksi jangka pendek maupun panjang. Oleh sebab itu material salah satu unsur penting agar manajemen dapat mencapai tujuannya.

  1. Mesin (Machine)

Mesin dapat membantu mempercepat pekerjaan dalam pelaksanaan proses mencapai tujuan yang efisien. Mesin bisa tergabung dalam bentuk peralatan logistik atau teknologi yang mengubah bahan baku menjadi output berkualitas tinggi. Dengan adanya mesin, pekerjaan yang dilakukan pasti akan lebih mudah.

  1. Metode (Method)

Metode merupakan suatu teknik atau strategi yang diperlukan untuk mengatur prosedur dan SOP suatu kegiatan. Dengan membuat metode yang tepat dapat membuat proses lebih cepat dan mudah untuk mencapai tujuan. Metode dapat dibuat berdasarkan target, waktu, fasilitas, uang, dan kegiatan bisnis. Pembuatan metode perlu campur tangan manusia agar dapat tercipta dengan baik.

  1. Pasar (Market)

Market atau pasar adalah wadah untuk menjual atau memasarkan produk karena sering dikunjungi oleh orang-orang yang akan membeli barang. Agar produk dapat cepat menyebar luas dan disukai oleh konsumen, manajemen harus mampu menguasai pasar. Gunakan metode cerdas untuk bersaing dan menjadi yang utama.

  1. Waktu (Time)

Waktu sangat penting dalam proses produksi dan pemasaran, oleh karena itu Anda harus menggunakan waktu seefektif mungkin.

Demikianlah artikel mengenai pengertian manajemen, fungsi, tujuan, dan unsur-unsurnya. Untuk melihat artikel kami lainnya bisa mengunjungi blog Krishand Software.

Jika membutuhkan software yang dapat membantu pekerjaan Anda, bisa mengunjungi website Krishand Software. Krishand mempunyai banyak pilihan software yang Anda butuhkan.

AK-2211

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *