Upah Minimum Provinsi 2022

Upah Minimum Provinsi 2022

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengumumkan perhitungan untuk nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2022. Kementerian ketenagakerjaan menyatakan bahwa rata-rata kenaikan UMP pada tahun 2022 hanya naik sebesar 1,09% dari tahun sebelumnya. Kenaikan UMP untuk tahun 2022 berdasarkan rumusan atau perhitungan yang ada di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Dalam menentukan UMP tahun 2022, sesuai peraturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja. Perumusan penghitungan ini dijelaskan secara rinci dalam Pasal 26 yang menyebutkan bahwa penyesuaian nilai Upah Minimum (UM) diatur pada kisaran nilai tertentu antara batas maksimum dan batas minimum upah pada masing-masing wilayah yang bersangkutan.

Kenaikan UMP 2022 ini berbeda-beda untuk setiap daerah.  UMP tahun 2022 ditentukan oleh gubernur masing-masing di 34 provinsi, kemudian kepala daerah baik walikota maupun bupati menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).  Alasan pemerintah adalah karena kondisi dunia usaha masih tertekan selama masa pandemi Covid-19.

Berikut Daftar UMP 2022 di 34 Provinsi:

  1. DKI Jakarta dari Rp 4.416.186 jadi Rp 4.641.854
  2. Jawa Barat dari Rp 1.810.350 jadi Rp 1.841.487
  3. Jawa Tengah dari Rp 1.798.979 jadi Rp 1.813.011
  4. Jawa Timur dari Rp 1.868.777 jadi Rp 1.891.567
  5. DIY dari Rp 1.772.608 jadi Rp 1.840.951
  6. Nanggroe Aceh Darussalam dari Rp 3.165.030 jadi Rp 3.166.460
  7. Sumatera Utara dari Rp 2.499.422 jadi Rp 2.522.609
  8. Sumatera Barat dari Rp 2.484.041 jadi Rp 2.512.539
  9. Sumatera Selatan dari Rp 3.043.111 jadi Rp 3.144.446
  10. Riau dari Rp 2.888.563 jadi Rp 2.938.564
  11. Kepulauan Riau dari Rp 3.005.383 jadi Rp 3.050.172
  12. Jambi dari Rp 2.630.161 jadi Rp 2.649.034
  13. Bangka Belitung dari Rp 3.230.022 jadi Rp 3.264.881
  14. Bengkulu dari Rp 2.213.604 jadi Rp. 2.238.094
  15. Lampung dari Rp 2.431.324 jadi Rp 2.440.486
  16. Banten dari Rp 2.460.968 jadi Rp 2.501.203
  17. Bali dari Rp 2.493.523 jadi Rp 2.516.971
  18. Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Rp 2.183.883 jadi Rp 2.207.212
  19. Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Rp 1.945.902 jadi Rp 1.975.000
  20. Kalimantan Selatan dari Rp 2.877.447 jadi Rp 2.906.473
  21. Kalimantan Timur dari Rp 2.981.378 jadi Rp 3.014.497
  22. Kalimantan Barat dari Rp 2.399.698 jadi Rp 2.434.328
  23. Kalimantan Tengah dari Rp 2.890.093 jadi Rp 2.922.516
  24. Kalimantan Utara dari Rp 3.000.803 jadi Rp 3.016.738
  25. Sulawesi Selatan tetap Rp 3.165.876
  26. Sulawesi Utara tetap Rp 3.310.723
  27. Sulawesi Tenggara dari Rp 2.552.014 jadi Rp 2.710.595
  28. Sulawesi Tengah dari Rp 2.303.710 jadi Rp 2.390.739
  29. Sulawesi Barat dari Rp 2.571.328 jadi Rp 2.678.863
  30. Gorontalo dari Rp 2.586.900 jadi Rp 2.800.580
  31. Maluku dari Rp 2.604.960 jadi Rp 2.619.312
  32. Maluku Utara dari Rp 2.721.530 jadi Rp 2.862.231
  33. Papua dari Rp 3.516.700 jadi Rp 3.561.932
  34. Papua Barat dari Rp 3.184.225 jadi Rp 3.200.000

Demikian artikel mengenai UMP 2022. Untuk membaca artikel-artikel lain dari Krishand Software klik Blog Krishand. Untuk mencoba software-software gratis yang dapat membantu Anda dalam penggajian karyawan atau transaksi perusahaan lainnya dan download secara Anda dapat mengunjungi website kami dengan cara klik Krishand Software.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *